1
Berlatih posisi “triple threat”. Posisi “triple
threat” adalah posisi yang menguntungkan pada saat pemain menyerang mendapat
operan bola dari rekannya, tetapi sebelum ia melakukan dribble. Pada posisi
triple threat, pemain dapat melakukan shooting, operan, atau melakukan dribble.
Posisi ini membuat pemain dapat melindungi bola dengan tangan dan badannya
sementara ia memutuskan pilihan mana yang akan ia ambil.
·
Posisi triple threat menjaga bola tetap dekat dengan badan dengan genggaman
yang kuat dengan tangan dominan di bagian atas bola, dan tangan tidak dominan
di bagian bawah bola. Pemain sebaiknya merendahkan posisi badan dan menjaga
sikut mereka agar tetap menekuk sebesar 90 derajat. Lalu pemain sedikit condong
ke depan. Pada posisi ini, akan sangat sulit bagi pemain bertahan untuk merebut
bola.
2
Berlatih gerakan crossover. Sebuah crossover
adalah teknik dribble yang digunakan untuk mengecoh dan menipu pemain bertahan
lawan. Pemain melakukan dribble di depan badannya, lalu memantulkan bola ke
tangan yang berlawanan dengan pantulan berbentuk “V”. Dengan memalsukan
pergerakannya, ia dapat membuat pemain bertahan lawan bergerak menuju tangan
yang memiliki bola, lalu dengan cepat memindahkannya ke tangan satunya, membuat
pemain dapat melewati lawan atau mengoper bola ketika lawan kehilangan
keseimbangan.
·
Salah satu teknik dribble yang berhubungan adalah “In & Out Dribble”.
Singkatnya, pemain berpura-pura akan melakukan crossover, akan tetapi tetap
melakukan dribble dengan tangan yang sama.
·
3
·
Berlatih melakukan dribble di belakang badan Anda. Ketika Anda
dijaga oleh lawan yang tidak bisa Anda lewati, Anda mungkin harus menggunakan
teknik dribble yang tinggi untuk melewatinya. Salah satunya adalah melewati
lawan dengan melakukan dribble bola di belakang badan Anda. Gerakan ini
membutuh latihan yang serius, akan tetapi akan sangat berguna nantinya - ketika
Anda berhasil melakukannya, gerakan ini akan membuat lawan pusing.
·
4
·
Berlatih melakukan dribble di antara kaki Anda. Gerakan dribble
lain yang sering dipakai adalah melakukan dribble di antara kedua kaki Anda.
Anda mungkin telah melihat banyak orang melakukan hal ini dari Harlem
Globetrotters sampai LeBron James. Dribble di antara kaki yang dilakukan dengan
cepat dapat mengalahkan pemain bertahan lawan yang paling sulit sekalipun.
Tips
·
Gunakan tangan tidak dominan Anda!
·
Pasang beberapa rintangan. Anda dapat menggunakan kerucut latihan, kaleng
bekas, ataupun sepatu.
·
Berlatihlah dengan teman Anda.
·
Kenali fakta tentang bola basket Anda. Bola basket yang umum digunakan oleh
pria berukuran 29.5 inch, sedangkan wanita berukuran 28.5 inch. Perbedaan
ukuran bola sangat berpengaruh, terutama pada saat melakukan dribble dan
shooting. Beberapa bola basket juga dirancang untuk digunakan di dalam ruangan
atau luar ruangan, ingatlah hal ini untuk menjaga bola basket Anda tetap dalam
kondisi baik.
·
Mulailah perlahan. Mulai dengan latihan dasar dan berlatihlah sampai Anda
mampu untuk menjalankan latihan yang lebih lanjut. Anda dapat membuat rintangan
yang lebih sulit atau meminta teman Anda untuk menjadi lawan.
·
Berlatihlah meremas bola kecil atau bola tenis ketika Anda sedang tidak
berlatih di lapangan. Ini akan meningkatkan kekuatan tangan Anda dan memberikan
kontrol yang lebih baik pada saat melakukan dribble atau shooting.
·
Lakukan dribble dengan dua bola basket.
·
Berikut adalah beberapa latihan basket yang dapat Anda lakukan
·
Latihan dengan menggunakan bola tenis.
No comments:
Post a Comment